|
|
Bebek Yamaha Bore
Up 185 Cc Piston Tiger Setang
Seher Nouvo-Z |
|
|
|
Bebek korek jalanan sampai 145 cc? Ehm, itu sih sudah basi! Kini kreasi tukang korek kian gila,
ora percoyo? Lihat kreasi pasukan Arjuna Motor yang sakses bikin silinder Yamaha Vega bengkak sampai 185 cc.
Trik ini bisa juga ditiru di Jupiter-Z atau Crypton.
"Dipasang seher Honda Tiger dan juga naik stroke," bisik
Fikri 'Ncik' Syamlah, tuner bengkel motor di Jl. RM Kahfi I, No. 2A, Ciganjur, Jakarta Selatan. Coba diitung, Bro!
Diameter piston Tiger standar 63,5 mm dan langkah seher di kruk as Vega 54 mm yang dimodif jadi
58 mm. Pakai rumus volume ketemu angka 183,58 cc. Boleh dong dibuletin jadi 185 cc. Gile naik 75 cc, cing!
Soal urusan bore up, bebek Yamaha memang uenak, maklum jarak 4 baut tiang dari crankcase-nya jauh
jadi dikasih liner baru superlebar nggak masalah (gbr. 1). Tapi, pilihan pakai seher Tiger noceng
adalah langkah bore up extreme.
Karena umumnya tukang korek 4-tak mentok pilih piston Honda Sonic oversize
cepek (diameter 59 mm). Itu gara-gara pin seher motor CBU itu sama-sama ukuran 13 mm macam punya Vega, Jupiter-Z atau
Crypton.
Nah, diameter pin piston Tiger 15 mm, nggak bakal masuk dong ke setang seher Vega. Dulu ada yang jajal
pake bos penganjal agar tetap bisa pakai pin piston Vega. "Ngapain susah-susah, ganti setang seher pakai Yamaha
Nouvo yang punya lubang pas pin seher 15 mm," sambar lulusan Fakultas Teknik Universitas Widya Gama Malang itu.
Oh,
ini tho triknya! Buat yang serius ikutan trik modif berat, Ncik berbagi caranya kok. Setelah belah mesin Vega,
lepas kruk as dan mampir ke tukang bubut untuk ganti setang seher baru.
"Pin big end di crankshaft nggak bisa pakai Vega karena kekecilan ke setang seher
Nouvo. Ganti punya Suzuki Shogun 110 yang gedean tapi harus dibubut ujungnya sampai 2 mm agar masuk ke lubang kruk
as (gbr. 2)," lanjut pria asal Solo ini. Jangan lupa balans ulang kruk as biar gejala mesin bergetar hilang.
Mumpung masih di tukang bubut, sekalian bikin boring baru yang klop dengan seher Tiger di blok
silinder Vega. Juga perbesar moncong crankcase mengikuti diameter luar liner baru sebesar 68,5 mm (gbr. 3). |
Nah, urusan blok
mesin bawah sudah kelar, mengimbangi gebukan piston bore up Tiger, kepala silinder Vega harus dimodif juga.
"Squish diperbesar mengikuti diameter seher Tiger, terus pasang klep lebar punya Honda Sonic (gbr. 4)," cerita Ncik.
Ada
lagi ubahan ringan di seher Tiger, yaitu papas dasar piston sampai rata agar tak mentok ke kruk as (gbr. 5). Saat merakit
mesin Vega bore up ini, mekanik berbadan tinggi ini menyarankan pakai rantai keteng Honda S-90 yang lebih panjang.
Sebab letak pin piston di seher Tiger yang lebih tinggi.
|
AMAN ASAL…… |
|
Omong-omong kalau sudah ekstrem kayak
gini bisa pakai harian nggak? "Tergantung kruk as-nya, jika stroke diubah jadi 58 mm (183,5 cc) rawan melintir tuh.
Tapi kalau stroke nggak diubah atau tetap 54 mm (170 cc) masih bisa buat jalan-jalan," kata mekanik yang dekat dengan
Waskito Ngubaeni alias Merit. |
|